Perawatan gigi dan mulut di bulan puasa
- Tetap menggosok gigi dengan rutin Bulan puasa atau bukan, Kita dianjurkan menggosok gigi minimal dua kali sehari. Pada bulan puasa, Kita tetap bisa menggosok gigi dua kali sehari, yaitu sehabis sahur dan sesudah berbuka puasa atau sebelum tidur. Gunakan pasta gigi dengan fluoride untuk melindungi gigi dari kerusakan.
- Bersihkan rongga mulut dengan seksam. Selain menyikat gigi, tertiblah membersihkan rongga mulut dengan cara menyikat lidah, menggunakan benang gigi, dan jika perlu menggunakan mouthwash. Menyikat lidah dan menggunakan benang gigi membantu menghilangkan sisa-sisa makanan pengundang bakteri, supaya mulut tidak bau ketika puasa. Mouthwash tanpa alcohol bisa digunakan untuk memberikan kesegaran napas yang lebih tahan lama.
- Praktikkan diet sehat seimbang Pada bulan puasa, menjalankan pola makan yang seimbang menjadi lebih penting untuk menghindari masalah pencernaan dan masalah gigi dan mulut. Hindari makanan dan minuman dengan kadar gula tinggi- sisa gula yang menempel pada gigi bisa menyebabkan penumpukan plak dan pembentukan karang gigi. Perbanyak makan buah dan sayur- kandungan vitaminnya membantu mencegah masalah gigi dan mulut seperti sariawan dan mulut kering. Buah dan sayuran berserat tinggi juga memiliki kemampuan self-cleansing ketika dikunyah, yang ikut membantu membersihkan gigi dari plak.
- Perbanyak minum air putih. Air putih yang kita minum berfungsi untuk merangsang produksi air liur yang menetralisir keasaman mulut kita. Meskipun sedang berpuasa, ingatlah untuk mengonsumsi 2 liter air putih sehari setelah buka puasa dan sebelum imsak.
- Hindari makanan-makanan tertentu Selain makanan dengan kadar gula tinggi, hindari pula makanan penyebab bau mulut seperti jengkol, petai, atau durian. Makanan yang mengandung terlalu banyak bawang juga dapat menyebabkan aroma mulut yang tak sedap.
Perawatan gigi apa sajakah yang dibolehkan?
Sebuah fatwa MUI menyatakan bahwa perawatan-perawatan gigi berikut diperbolehkan dan tidak akan membatalkan puasa apabila dilakukan dengan berhati-hati dan tidak berlebihan:
- Ekstraksi gigi / cabut gigi
- Pembersihan karang gigi/ scaling
- Menambal gigi
- Mencetak gigi
- Pemasangan aksesoris gigi seperti veneer, kawat gigi, atau prosedur bleaching, asalkan tujuannya bukan untuk perawatan kecantikan tanpa indikasi medis.
Ingat yaaa, segala sesuatu yang berlebihan itu tidak baik. Hehe
Dengan tips-tips menjaga kebersihan dan kesehatan gigi dan mulut serta tips gosok gigi saat puasa, jangan jadikan bulan puasa sebagai alasan untuk menyembunyikan senyum sehat dan indah ! Selamat menjalankan ibadah puasa :)
Makasih infonya kakak
BalasHapusMakasi imfonya kak. Bermnfaat sekali kak
BalasHapusMakasi infonya kak. Sangat bermanfaat sekali💛
BalasHapusTerima informasi nya kakak
BalasHapusIni sangat membantu 🧡
Makasi infonya kak
BalasHapusmakasih infonya kak😇
BalasHapusMaksih infonya sayang💛
BalasHapusBermanfaat sekali, makasi infonya Ranti :)
BalasHapusMkasih ilmunya kak
BalasHapusMksh tips&info nya say
BalasHapusMakasi infonya kakakk, sangat bermanfaat
BalasHapusSangat bermanfaat qaqa
BalasHapusMakasih infonya kakak cantik
BalasHapusSangat membantu kak terimaksih 😊
BalasHapusBermanfaat sekali kak
BalasHapusBagus bgt artikel nyaa👉🏻👈🏻
BalasHapusBermanfaat Skali kaaa:)
BalasHapusBermanfaat kaka
BalasHapusBermanfaat sekalii ntii,
BalasHapusTerima kasih infonya dik, insya allah sangat bermanfaat, jd gak ragu utk tetap menjaga kesehetan gigi dan mulut dibulan puasa krna sudah tau alasan2 pentingnya..
BalasHapusTerima kasih kak, ilmunya sangat bermanfaat kak :)
BalasHapus