Apa Itu
Social Distancing, dan Apa Pentingnya Social Distancing?
Mungkin
masih ada dari sebagian kita yang bingung mengenai social distancing
yang sedang marak dilakukan di beberapa negara termasuk Indonesia. Social
distancing sendiri memiliki arti yang sangat beragam. Namun, dapat
disimpulkan bahwa social distancing adalah tindakan berupa menjauhi dan
membatasi kontak langsung dengan individu lain untuk menghindari penyebaran
penyakit virus corona (Covid-19) yang sedang marak terjadi. Dalam kasus ini,
pembatasan tersebut meliputi dilarangnya berjabat tangan dan berpelukan saat
bertemu kerabat. Serta harus memberikan jarak 1,5 hingga 2 meter dengan manusia
lainnya.
Lalu, apa pentingnya social distancing saat pandemic
Virus Corona ini?
Saat ini,
melakukan social distancing dianggap sebagai tindakan yang paling
berpengaruh untuk mencegah terjadinya penyebaran virus corona semakin luas
lagi.
Bentuk Social Distancing, Penting untuk Mencegah Penyebaran
Covid-19
Untuk kalian yang masih
bertanya-tanya, seperti apa bentuk dari social distancing tersebut,
berikut ini penjelasan lebih lanjutnya. Yuk, simak ulasan di bawah ini!
1.
Menerapkan Bekerja di Rumah
Sejak virus corona dinyatakan
sebagai pandemi pada 12 Maret 2020 lalu oleh WHO, pemerintah mulai mengeluarkan
kebijakan social distance. Khususnya bagi kota-kota yang sudah terpapar
virus corona. Sejak saat itu, muncullah kebijakan work from home (WFH)
untuk meminimalisir terus bertambahnya angka korban yang terkena virus corona.
Banyak perusahaan yang mulai
menerapkan sistem kerja dari rumah bagi karyawannya. Bukan tanpa alasan,
langkah ini dipercaya sebagai salah satu upaya untuk mengurangi penyebaran
virus yang dapat menyebar dengan cepat melalui kontak fisik secara sengaja
ataupun tidak.
2.
Hindari Menggunakan Kendaraan Umum
Selama masa karantina, tentu
sebaiknya kamu tetap berada di dalam rumah ya, Kalaupun kamu harus pergi ke
luar rumah, sebaiknya perhatikan beberapa hal yang tetap bisa membuat kamu aman
selama di luar rumah. Salah satunya adalah dengan tidak menggunakan kendaraan
umum.
Kembali lagi pada social
distancing yang mengharuskan kamu untuk menjaga jarak antara 1,5 hingga 2
meter dari orang lain. Serta hindari menyentuh benda disekitar yang berpotensi
menyimpan virus, dan akan berdampak buruk untuk kamu yang sedang dalam kondisi
kurang baik.
3.
Sebisa Mungkin Hindari Kerumunan
Bentuk dari social distancing
terakhir yang bisa menjadi acuan selama pandemi virus corona ini masih ada
adalah dengan menghindari kerumunan. Tempat-tempat yang dimaksudkan adalah
seperti pusat perbelanjaan, restoran, club atau bar, dan beberapa tempat dengan
jumlah pengunjung lebih dari 50 orang.
Bahkan, selama wabah ini masih ada,
pemerintah melarang adanya acara-acara yang menyebabkan adanya kerumunan orang.
Seperti festival musik, parade, event olahraga, dan lain sebagainya.
Cegah
Penyebaran Virus Corona #dirumahaja
Meskipun siapapun bisa saja menjadi
penyebar dan penderita dari virus corona. Namun ada cara terbaik yang bisa kamu
lakukan kok, untuk setidaknya memutus potensi seseorang tersuspek virus ini.
Dengan menerapkan cara-cara di atas dan memilih untuk #dirumahaja tentunya kamu
menyelamatkan diri sendiri dan orang lain juga lho.
SEMOGA PENYEBARAN VIRUS CORONA CEPAT
BERAKHIR. AAMIIN J
STAY SAFE TEMAN-TEMAN!!!!
#DIRUMAHAJA